Gloomy

Ayah, kemarin ada botol minuman anggur di mejamu. Lantas aku pergi mengambilnya untuk kucium. Harum sekali, Bahkan lebih harum dari bibirnya. Ayah, masalah lelaki memang tak pernah terprediksi, Apalagi jika menyangkut bidadari. Aku seperti baru saja menipu surga dengan tawa, Aku seperti baru saja membakar mawar dengan bara. Apa yang harus kulakukan ? Kata maafku … Lanjutkan membaca Gloomy

Iklan

Perindu

Begitu jauh, Kecupku teringgal di ujung cakrawala. Memahami keberadaanmu, Dengan menatap bintang di langit. Aku menanyakannya, Dengan kata "kapan" di dalam pejam mata. Beritahu aku, Cara payung bersabar menunggu hujan di musim kemarau. Beritahu aku, Cara bulan bercahaya di gelapnya malam. Aku ingin seperti mereka, Setidaknya dalam hal sabar dan setia. Rumput-rumput akan memanggilku gila, … Lanjutkan membaca Perindu

Pesan Primitif

Tergertak dari obrolan warung kopi semalam, tentang sebuah perjalanan ke puncak pegunungan. Seseorang rela terlelahkan fisik bahkan pikirannya untuk sebuah tujuan.  Bahkan ada yang menumbalkan berbagai hal yang ia paling suka di hidupnya. Cita-cita suci masa kanak-kanak telah jadi sebuah dongeng yang terbelakangkan. Terganti ambisi yang tumbuh dari memandang sesuatu yang tinggi. Inilah masa dimana … Lanjutkan membaca Pesan Primitif

Isyarat Tuhan

1. Waktu sebelum remaja, sehabis pulang sekolah aku sering menangkap capung di ladang. Kadang sore hari aku baru pulang ke rumah, saat itu aku hanya bermodalkan lidi dan lem pemikat, kau tahu sendiri mungkin anak-anak seumuranku saat itu sedang main-main di Mall. 2. Aku berbeda dengan anak-anak lainnya, aku malah didekati banyak orang dengan kesederhanaanku. … Lanjutkan membaca Isyarat Tuhan

Kau dan Surga

Malam yang dingin, Namamu tertinggal di atas kelopak bunga. Malam yang sunyi, Senyumu tertinggal dalam kicauan-kicauan nuri. Ranting-ranting telah berduka, Kau takan pernah hinggap lagi di atas punggungnya. Matahari redup seiring senja, Sinarnya tak lagi hangat sehangat ketika kau ada di sisiku. Tuhan telah mengganti janjimu, Dengan menyempurnakanmu dalam nirwana. Rindu kini bersarang dalam pejam … Lanjutkan membaca Kau dan Surga

Munajat Cinta Pertama

Tuhan, jika Engkau ciptakan ia seindah bulan Maka aku minta cahayanya. Jika Engkau ciptakan ia semesra senja Maka aku minta lembayungnya. Tuhan? Inikah rasa yang mereka sebut anugrah itu? Inikah rasa yang dapat lenyapkan kantukku? Inikah rasa yang dapat pulihkan lelahku? Aku sempat tak mengerti Tuhan, ketika engkau tanamkan rasa ini padaku mengapa hari-hariku terasa … Lanjutkan membaca Munajat Cinta Pertama